<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<feed version="0.3" xmlns="http://purl.org/atom/ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xml:lang="en">
  <title>Gray Area</title>
  <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/" />
  <modified>2007-08-06T12:08:31Z</modified>
  <tagline>It&apos;s all about simple things in everyday life, written by erly.</tagline>
  <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2007://14</id>
  <generator url="http://www.movabletype.org/" version="3.31">Movable Type</generator>
  <copyright>Copyright (c) 2005, grayarea</copyright>
  <entry>
    <title>Ojek</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/ojek.html" />
    <modified>2007-08-06T12:08:31Z</modified>
    <issued>2005-02-16T08:56:54+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2005://14.4112</id>
    <created>2005-02-16T01:56:54Z</created>
    <summary type="text/plain">Hujan baru saja berhenti. Tetapi empat orang anak kecil itu kedinginan. Tadi waktu orang lain takut kena air hujan, anak-anak itu justru berlarian di tengah hujan menawarkan payung ojekannya. Sewa ojek belum tentu dapat, yang pasti badan dan baju mereka...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Hujan baru saja berhenti. Tetapi empat orang anak kecil itu kedinginan. Tadi waktu orang lain takut kena air hujan, anak-anak itu justru berlarian di tengah hujan menawarkan payung ojekannya.</p>

<p>Sewa ojek belum tentu dapat, yang pasti badan dan baju mereka basah kuyup. Rupanya mereka gak kehabisan akal. Mereka punya alat pengering baju sendiri, yaitu kompresor AC sebuah rumah makan yang terletak persis di samping jendelanya.</p>

<p>Kegiatan mengeringkan baju itu jadi tontonan buat orang yang lagi makan. Antara lucu dan canggung perasaan mereka. Terutama saat anak-anak itu sadar banyak mata yang melihat dan beradu pandang dengan mereka.</p>

<p>Setelah dirasa cukup kering, mereka bersiap pindah tempat. Sekotak pizza yang mereka terima dari salah satu pengunjung restoran cukup menambah hangat muka mereka. Dengan semangat mereka pun berkumpul dan lari sekencang-kencangnya menghilang di balik sela-sela gedung yang dingin.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>From Blogger Indonesia With Love</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/from-blogger-indonesia-with-love.html" />
    <modified>2007-05-21T12:31:56Z</modified>
    <issued>2005-02-14T11:20:40+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2005://14.4102</id>
    <created>2005-02-14T04:20:40Z</created>
    <summary type="text/plain"> Internet, 14 Februari 2005 Sehubungan dengan berbagai komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo akhir-akhir ini di berbagai media, kami, komunitas blog Indonesia berkesimpulan bahwa beliau kekurangan informasi atau bahkan menerima informasi yang tidak benar tentang blog. Kami sendiri memandang bahwa...</summary>
    <author>
      <name>enda</name>
      <url>http://enda.goblogmedia.com</url>
      <email>enda.nst@gmail.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p><a href="http://roysuryowatch.org/2005/02/pesan-cinta-blogger-indonesia/" border="0"><img src="http://vrs.priyadi.net/vrs.png" alt="Valentine Untuk Roy Suryo" width="234" height="60" border="0" /></a><br />
 <br />
Internet, 14 Februari 2005</p>

<p>Sehubungan dengan berbagai komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo akhir-akhir ini di berbagai media, kami, komunitas blog Indonesia berkesimpulan bahwa beliau kekurangan informasi atau bahkan menerima informasi yang tidak benar tentang blog. Kami sendiri memandang bahwa blog adalah hasil dari evolusi bertahun-tahun di Internet, yang semakin menunjukkan bahwa Internet adalah wadah nyata untuk saling menghubungkan orang-orang di dunia nyata.</p>

<p>Kami juga yakin bahwa KRMT Roy Suryo sebagai seorang manusia tentulah sangat membutuhkan kasih sayang dari orang lain. Oleh karena itu, kami, komunitas blog Indonesia pada bulan penuh cinta ini sepakat untuk mendedikasikan hari Valentine tahun 2005 khusus untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo.</p>

<p>Salam hangat selalu serta penuh perhatian dan kasih sayang dari kami untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo di Hari Kasih Sayang ini.</p>

<p>Tertanda</p>

<p><b>Komunitas Blog Indonesia</b><br />
 <br />
ps. Bagi rekan-rekan sesama penulis blog yang ingin ikut berpartisipasi, silakan lihat <a href="http://for-roy-suryo-with-love.blogspot.com/">undangan acara ini</a>.<br />
:)<br />
</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bergerak</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/bergerak.html" />
    <modified>2007-05-20T20:00:51Z</modified>
    <issued>2005-01-12T11:25:15+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2005://14.4047</id>
    <created>2005-01-12T04:25:15Z</created>
    <summary type="text/plain">Orang yang tinggal di daerah dekat katulistiwa menjalani kehidupannya dalam &quot;a-very-high-speed&quot;. Tanpa kita sadari bumi yang sepertinya adem ayem ini berputar terus-menerus tanpa henti. Dalam 1 hari yang berisi 24 jam bumi akan menyelesaikan 1 putaran pada porosnya. Pada daerah...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Orang yang tinggal di daerah dekat katulistiwa menjalani kehidupannya dalam "a-very-high-speed". Tanpa kita sadari bumi yang sepertinya adem ayem ini berputar terus-menerus tanpa henti.</p>

<p>Dalam 1 hari yang berisi 24 jam bumi akan menyelesaikan 1 putaran pada porosnya. Pada daerah khatulistiwa, lingkar bumi mencapai jarak maksimumnya yaitu sekitar 40000 km. Jadi bila dihitung kecepatan kita bergerak per jam bisa mencapai 1666 km/jam.</p>

<p>Ternyata seorang penduduk Indonesia yang sedang duduk diam di toilet kamar mandi pun mempunyai kecepatan gerak 2 kali pesawat Boeing 747 yang pergerakan maksimumnya di udara sekitar 800 km/jam.</p>

<p>Tapi kita tidak pernah merasa pusing dan mual-mual karena bergerak cepat. Kita tidak menyadari pergerakan karena semua obyek di sekitar juga bergerak secepat kita. Hal itu menimbulkan ilusi diam.</p>

<p>Seperti juga waktu, gerak adalah suatu relativitas. Bila kita mau bergerak mengikuti arus, sedashyat apapun tidak akan terasa. Sedangkan gerakan yang melawan arus sekecil apapun akan sangat mengguncang.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Air Mata</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/air-mata.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:12Z</modified>
    <issued>2004-12-30T08:47:27+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.4039</id>
    <created>2004-12-30T01:47:27Z</created>
    <summary type="text/plain">Salah satu bagian tubuh kita yang menakjubkan adalah mata. Sebuah benda kenyal bulat yang berisi cairan berbentuk mirip kelereng kaca yang berfungsi sebagai lensa. Bola yang kenyal itu terletak dengan aman dalam rongga tengkorak dan dapat ditutup dengan kelopak mata....</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Salah satu bagian tubuh kita yang menakjubkan adalah mata. Sebuah benda kenyal bulat yang berisi cairan berbentuk mirip kelereng kaca yang berfungsi sebagai lensa.</p>

<p>Bola yang kenyal itu terletak dengan aman dalam rongga tengkorak dan dapat ditutup dengan kelopak mata. Selain itu, sebuah kelenjar didekatnya memproduksi cairan pelindung yang melapisi kulit luar bola. Cairan itu biasa disebut air mata.</p>

<p>Secara normal air mata membasuh kornea dalam hitungan detik tanpa kita sadari. Walaupun terlihat sepele, tetapi mata kita bisa rusak bila tidak terlindungi air mata. </p>

<p>Air mata juga bisa terpicu oleh suasana hati. Saat sedih, air mata akan keluar lebih banyak dari biasanya. Keluarnya air mata bukan hanya membersihkan mata kita, tetapi juga bisa melegakan hati. Saat kita menangis, maka seluruh beban kotoran dalam diri pun tergelontor keluar.</p>

<p>Tetapi kadang kita lupa dengan tangis dan air mata. Sibuk dengan tawa dan teriakan. Kita lupa bahwa hidup menuntut keseimbangan. Maka ada saatnya kita harus ikut menangis, mengeluarkan air mata, membersihkan hati, untuk kemudian bisa memandang dengan lebih jernih.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Catatan mengenai Perjalanan</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/catatan-mengenai-perjalanan.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:12Z</modified>
    <issued>2004-12-27T12:39:02+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.4037</id>
    <created>2004-12-27T05:39:02Z</created>
    <summary type="text/plain">Mungkin salah satu tujuan keberadaan manusia di bumi ini adalah untuk berjalan. Berjalan ke sana ke mari sudah jadi bagian kegiatan manusia sejak awal cerita Adam &amp; Hawa maupun menurut cerita Darwin. Walaupun sepertinya sederhana, tetapi berjalan mempunyai arti yang...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Mungkin salah satu tujuan keberadaan manusia di bumi ini adalah untuk berjalan. Berjalan ke sana ke mari sudah jadi bagian kegiatan manusia sejak awal cerita Adam & Hawa maupun menurut cerita Darwin.</p>

<p>Walaupun sepertinya sederhana, tetapi berjalan mempunyai arti yang lebih dalam. Sebuah perjalanan akan menghasilkan perpindahan, penjelajahan, dan penemuan. Semuanya menjadi manusia tetap bertahan hidup.</p>

<p>Perjalanan manusia tidak pula identik hanya dengan menggunakan kaki. Perjalanan bisa dilakukan tiap saat dengan mata, dengan pikiran, dengan hati. Selalu ada bagian dari manusia yang berjalan-jalan selama ia bernafas.</p>

<p>Perjalanan pula tidak selamanya menarik, kadang membosankan, kadang panjang dan lama seperti dimain-mainkan oleh relativitas. Karena itu pula manusia hidup beramai-ramai, agar dalam berjalan mereka tidak kesepian dan saling menuntun arah.</p>

<p>Manusia berjalan di atas bumi yang bulat, ke arah mana pun mereka berjalan tidak akan tahu di mana ujung perhentiannya. Tetapi manusia punya kesempatan untuk tahu manusia lain mana yang akan menemaninya berjalan.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Big Day</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/big-day.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:12Z</modified>
    <issued>2004-10-07T10:19:41+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3906</id>
    <created>2004-10-07T03:19:41Z</created>
    <summary type="text/plain">Hari adalah satuan dalam waktu. Sama dengan berbagai satuan lain yang dipakai untuk mengukur besaran, hari mempunyai ketetapan ukuran yang telah disepakati. Di bumi, kesepakatan besarnya 1 hari adalah 24 jam atau 1440 menit dan seterusnya. Penetapan ini mengikuti hukum...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Hari adalah satuan dalam waktu. Sama dengan berbagai satuan lain yang dipakai untuk mengukur besaran, hari mempunyai ketetapan ukuran yang telah disepakati. Di bumi, kesepakatan besarnya 1 hari adalah 24 jam atau 1440 menit dan seterusnya. Penetapan ini mengikuti hukum alam yang berlaku, yaitu rotasi bumi.</p>

<p>Walaupun begitu, bagi manusia hari ternyata bukan hanya suatu satuan ukuran biasa. Dalam memaknai hidup, ternyata tiap hari justru menjadi suatu besaran tersendiri yang memerlukan ukuran lain. </p>

<p>Besaran yang diukur bukan lagi berupa secara fisik panjang atau pendeknya suatu hari. Melainkan ukuran besar dan kecil. Lagi-lagi bukan ukuran volume hari yang dapat membengkak menjadi besar atau mengerut. Melainkan besar dan kecil dalam makna.</p>

<p>Ukuran makna berbeda dengan besaran fisik. Tidak ada suatu kesepakatan yang bisa dipakai untuk itu, dan mungkin tidak akan bisa untuk disepakati. Karena makna ada hanya dalam pikiran, suatu benda yang tak berwujud. Dan masing-masing abstraksi pikiran manusia akan mendifinisikan mana hari yang besar dan mana hari kecil bagi keberadaan kasatnya.<br />
</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Ordinary Morning</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/ordinary-morning.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:12Z</modified>
    <issued>2004-09-15T10:09:07+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3867</id>
    <created>2004-09-15T03:09:07Z</created>
    <summary type="text/plain">06:24 - jam digital dashboard - perempatan kolong flyover - lampu merah - netral - rem tangan - SMS selamat pagi - sedan silver sebelah kiri - perempuan merapikan bulu mata - tukang koran - berita koran pagi - bom...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>06:24 - jam digital dashboard - perempatan kolong <i>flyover</i> - lampu merah - netral - rem tangan - SMS selamat pagi - sedan silver sebelah kiri - perempuan merapikan bulu mata - tukang koran - berita koran pagi - bom kuningan - motor bebek - cewek SMA di boncengan - motor tiger - <i>high heels </i>di boncengan - mobil kijang arah berlawanan - klakson - kacamata hitam - jendela setengah terbuka - tukang koran - tabloid - gosip penyanyi tenar - kenek metromini - teriak - lampu kuning - klakson mobil box - pedal kopling - lampu hijau - pedal gas - punggung pemilik <i>high heels </i>- lampu belok kanan - macet.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Kapal Selam Warna Kuning</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/kapal-selam-warna-kuning.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:12Z</modified>
    <issued>2004-09-02T10:32:01+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3836</id>
    <created>2004-09-02T03:32:01Z</created>
    <summary type="text/plain">Ada orang memberitahu tentang tempat yang banyak kapal selamnya. Kalau mau ke sana kita harus berlayar menuju arah matahari sampai ketemu laut yang hijau. Di bawah langit biru dan gelombang laut hijau, kita bisa tinggal di dalam kapal selam berwarna...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Ada orang memberitahu tentang tempat yang banyak kapal selamnya. Kalau mau ke sana kita harus berlayar menuju arah matahari sampai ketemu laut yang hijau.</p>

<p>Di bawah langit biru dan gelombang laut hijau, kita bisa tinggal di dalam kapal selam berwarna kuning.</p>

<p>Dalam kapal selam warna kuning itu kehidupan sangat sederhana, bahagia, orang-orangnya ramah saling tolong-menolong.</p>

<p>Kehidupan di darat sepertinya semakin bising, sumpek dan banyak persoalan. Berlayar mencari kapal selam kuning mungkin bisa membawa ketenangan. Walaupun akhirnya belum tentu ketemu, tetapi perjalanan pencariannya bisa jadi cerita yang lucu.</p>

<p>*<i>Inspired by The Beatles</i></p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>A Star</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/a-star.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:11Z</modified>
    <issued>2004-08-31T10:18:56+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3834</id>
    <created>2004-08-31T03:18:56Z</created>
    <summary type="text/plain">Bintang selalu membuat penasaran. Keberadaannya membuat penuh kanvas biru langit malam. Di balik itu, perjalanan hidup bintang ternyata sangat panjang. Supernova kelahirannya hanya diawali oleh kabut gas yang membentuk massa padat akibat tarikan gravitasinya. Reaksi fusi bersuhu sangat tinggi berproses...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Bintang selalu membuat penasaran. Keberadaannya membuat penuh kanvas biru langit malam. Di balik itu, perjalanan hidup bintang ternyata sangat panjang.</p>

<p>Supernova kelahirannya hanya diawali oleh kabut gas yang membentuk massa padat akibat tarikan gravitasinya. Reaksi fusi bersuhu sangat tinggi berproses di inti kabut padat itu, membuat pancaran cahaya sangat terang. Badan bulat itu semakin padat dan hidup dalam milyaran tahun lamanya.</p>

<p>Beribu-ribu tahun kemudian, cahaya dari sang bayi bintang itu pun sampai di bumi. Begitu pula ketika bintang beranjak remaja dan dewasa, kerlipnya tetap indah dan lucu setia menghiasi langit malam.</p>

<p>Saat ia menua dan kemudian harus mengakhiri hidupnya, ia matikan cahayanya dan berubah menjadi sebuah lubang hitam. Suatu massa biang gravitasi yang akan menjerat siapa pun yang mengusiknya.</p>

<p>Cerita tentang bintang selalu indah didengar dari kejauhan. Maka banyak yang ingin pula menjadi bintang, berusaha menampilkan cahaya yang terang benderang tanpa melalui perjalanan panjang sebuah Supernova.</p>

<p>Walaupun terlihat cahayanya pula di langit malam, namu mereka bukan bintang. Hanya planet satelit dan asteroid yang kecil. Mereka tidak pernah akan sama dengan bintang.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Lagi-lagi</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/lagilagi.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:11Z</modified>
    <issued>2004-08-23T10:45:37+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3818</id>
    <created>2004-08-23T03:45:37Z</created>
    <summary type="text/plain">Sudah berkali-kali dibahas, diomongin sambil senyum-senyum sendiri. Mau gak mau memang kita harus mengakui bahwa internet memang banyak banget memberi warna (kalau gak mau disebut &apos;merubah&apos;) cara hidup kita. Saking berpengaruhnya internet bagi orang yang memakainya, kadang mereka punya analogi...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Sudah berkali-kali dibahas, diomongin sambil senyum-senyum sendiri. Mau gak mau memang kita harus mengakui bahwa internet memang banyak banget memberi warna (kalau gak mau disebut 'merubah') cara hidup kita.</p>

<p>Saking berpengaruhnya internet bagi orang yang memakainya, kadang mereka punya analogi yang unik terhadap internet sendiri. Ada yang menganggap internet itu sarapan paginya, ada yang menganggap sebagai koran, bahkan ada yang ekstrim menyebut internet adalah oksigennya. Berarti kalau gak bisa berinternet, dia merasa mau mati.</p>

<p>Gue juga merasa agak ketergantungan internet. Walaupun gak separah analogi oksigen. Karena kayaknya gue masih bisa hidup tanpa internet.</p>

<p>Akhirnya gue coba menganalogikan internet dengan kentut saja. Maaf, kentut bukan berarti sesuatu yang negatif. Justru kentut itu positif karena dengan kentut juga siklus hidup kita akan normal.</p>

<p>Kalau gak bisa kentut, perut akan sakit, pikiran pusing, hilang konsentrasi, dan nafsu makan berkurang. Dan kalau sudah beberapa lama tidak kentut, bisa kentut lagi rasanya lega sekali tiada tara nikmatnya.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Ajaib</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/ajaib.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:11Z</modified>
    <issued>2004-08-03T10:07:07+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3771</id>
    <created>2004-08-03T03:07:07Z</created>
    <summary type="text/plain">Manusia umumnya takjub bila melihat sesuatu yang ajaib. Sesuatu yang berada di luar jangkauan pengetahuan dan nalar kita. Keajaiban itu kadang muncul karena usaha manusia juga, dan orang lain yang melihatnya akan melihat itu sebagai &quot;magic&quot;. Padahal magic itu sendiri...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Manusia umumnya takjub bila melihat sesuatu yang ajaib. Sesuatu yang berada di luar jangkauan pengetahuan dan nalar kita. Keajaiban itu kadang muncul karena usaha manusia juga, dan orang lain yang melihatnya akan melihat itu sebagai "<i>magic</i>".</p>

<p>Padahal magic itu sendiri mungkin hanya tipuan biasa, ilusi, atau memang suatu usah kerja keras yang dirahasiakan sekali seperti bengkel ketok magic. Tetapi bagi yang tidak paham tetap akan terpesona.</p>

<p>Kadang keajaiban muncul di luar usaha manusia, entah datang dari mana. Sebuah "<i>miracle</i>" katanya. Kemungkinannya berasal dari kekuatan yang lebih besar dari manusia.</p>

<p>Dan setiap hari tanpa kita sadari, magic dan keajaiban-keajaiban kecil muncul bertebaran di sekitar kita. Keluar dari kekuatan dalam hati manusia, yang susah sekali dijelaskan. Anggap saja itu <i>magic</i>.</p>

<p>...</p>

<p><i>every litle thing she does is magic<br />
everything she do just turns me on<br />
eventhough my life before was tragic<br />
now i know my love for her goes on</i></p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Deadly Game</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/deadly-game.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:11Z</modified>
    <issued>2004-07-13T12:12:56+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3712</id>
    <created>2004-07-13T05:12:56Z</created>
    <summary type="text/plain">Jakarta ingin jadi kota yang maju, kosmopolitan katanya. Karenanya prasarana transportasi paling keren dan mahal pun diajukan untuk memperlancar mobilitas warga. Mulai dari flyover, underpass, busway, sampai rencana monorail. Mungkin dalam pikiran para perancang Jakarta ini tahun 2000-sekian nanti penduduknya...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Jakarta ingin jadi kota yang maju, kosmopolitan katanya. Karenanya prasarana transportasi paling keren dan mahal pun diajukan untuk memperlancar mobilitas warga. Mulai dari <i>flyover</i>, <i>underpass</i>, <i>busway</i>, sampai rencana <i>monorail</i>.</p>

<p>Mungkin dalam pikiran para perancang Jakarta ini tahun 2000-sekian nanti penduduknya gak perlu lagi jalan kaki. </p>

<p>Hilangnya hak pejalan kaki jadi sangat terasa saat jalanan penuh dengan kendaraan pada jam-jam sibuk. Untuk keluar rumah beli <i>baygon</i> ke toko seberang komplek saja rasanya sungguh sangat menantang seperti memainkan sebuah <i>virtual reality game</i>.</p>

<p>Keluar rumah ternyata <i>trotoar</i> sudah gak kelihatan lagi karena diokupasi pedagang kaki lima dan tenda makanan. Ketika akhirnya ada ruang kosong trotoar, perjalanan kita akan diganggu oleh musuh-musuh berupa motor yang ikut naik ke trotoar menghindari macet. </p>

<p>Turun dari trotoar, berjalan di bahu jalan lebih mengerikan, bisa kena serempet <i>metromini</i> dan <i>kopaja</i>, musuh besar yang pergerakannya mematikan.</p>

<p>Menyeberang jalan adalah <i>the next level of the game</i>. Harap dengan amat sangat hati-hati lihat kiri-kanan seperti kata nenek kita. Karena walaupun jalan sudah satu arah tetap saja bisa ada kendaraan dari arah berlawanan, seperti serangan misil yang tidak terduga.</p>

<p>Ketika akhirnya sampai di warung seberang dan dapat barang yang dibeli, tantangan untuk kembali ke <i>base camp</i> semula sama mendebarkannya dengan perjalanan pergi, walaupun ada keuntungan kita telah mengenal medan sebelumnya. Tapi terus terang, gue gak berminat untuk dapat masuk di <i>high score record</i>nya.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pleasant Pain</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/pleasant-pain.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:11Z</modified>
    <issued>2004-07-06T13:33:35+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3693</id>
    <created>2004-07-06T06:33:35Z</created>
    <summary type="text/plain">Secara konsep, tubuh kita sama dengan sebuah komputer. Atau mungkin lebih tepat bila dikatakan sebenarnya komputer itu adalah penyederhanaan konsep kerja tubuh manusia. Tubuh manusia mempunyai sistem input berupa panca indera. Baik dengar. lihat dan rasa. Masukan yang diterima oleh...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Secara konsep, tubuh kita sama dengan sebuah komputer. Atau mungkin lebih tepat bila dikatakan sebenarnya komputer itu adalah penyederhanaan konsep kerja tubuh manusia.</p>

<p>Tubuh manusia mempunyai sistem input berupa panca indera. Baik dengar. lihat dan rasa. Masukan yang diterima oleh <i>input devices</i> tersebut kemudian disalurkan melalui jaringan syaraf kepada otak yang berfungsi sebagai <i>processor</i> sekaligus <i>memory</i>.</p>

<p>Ideologi, cara pikir dan doktrin yang kita anut adalah <i>software</i> dan <i>operating system</i> yang menuntun otak mengolah masukan dari rangsangan.</p>

<p>Sebuah cakaran dan sayatan di kulit hanyalah salah satu bentuk masukan yang diterima oleh tubuh. Umumnya informasi itu diterjemahkan oleh otak sebagai suatu rasa sakit. <i>Pain</i>. Selanjutnya otak memerintahkan suatu <i>output</i> berupa reaksi terhadap rasa sakit seperti teriak, menyentak, atau meringis.</p>

<p>Tetapi interpretasi terhadap rangsangan sakit itu bisa juga diubah. Seperti mengganti sistem operasi dalam komputer, otak kita juga bisa dibelokkan untuk justru menikmati rasa sakit. Akhirnya mimpi indah pun akan dihiasi oleh suara-suara cambukan yang nikmat.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Balancing the Universe</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/balancing-the-universe.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:10Z</modified>
    <issued>2004-06-29T16:34:33+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3666</id>
    <created>2004-06-29T09:34:33Z</created>
    <summary type="text/plain">Alam semesta sungguh suatu sistem yang sempurna. Dalam tiap bagian kecil semesta tiap hari hingga tiap detiknya selalu terjadi berbagai perubahan dan pergerakan. Tiap detail pergerakan itu tunduk pada satu hukum yang sudah satu paket dengan penciptaan alam semesta ini...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Alam semesta sungguh suatu sistem yang sempurna. Dalam tiap bagian kecil semesta tiap hari hingga tiap detiknya selalu terjadi berbagai perubahan dan pergerakan.</p>

<p>Tiap detail pergerakan itu tunduk pada satu hukum yang sudah satu paket dengan penciptaan alam semesta ini sendiri. Hukum itu berupa suatu keseimbangan. </p>

<p>Di mana terjadi suatu ketidakseimbangan, maka alam akan bergerak menutupinya hingga kembali seimbang. Di mana ada kekurangan, maka bagian lain yang berlebihan akan menutupinya.</p>

<p>Ledakan supernova, lubang hitam, jatuhnya meteor, letusan gunung, gempa, banjir, longsor, sampai pasang surut air laut adalah proses alam dalam mencapai keseimbangan. Semuanya adalah hal yang sangat indah dan sangat natural.</p>

<p>Tetapi kadang pergerakan alam tidak sesuai dengan kemauan manusia. Manusia gak suka dengan hukum keseimbangan alam, dan merasa bisa mengatur alam. Maka segala pergerakan alam yang bertentangan dengan rencana manusia pun diberi nama bencana.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>
  <entry>
    <title>Spirit of Freedom</title>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://grayarea.goblogmedia.com/spirit-of-freedom.html" />
    <modified>2007-05-20T21:12:10Z</modified>
    <issued>2004-06-25T14:40:25+07:00</issued>
    <id>tag:grayarea.goblogmedia.com,2004://14.3649</id>
    <created>2004-06-25T07:40:25Z</created>
    <summary type="text/plain">Gandhi seorang tokoh besar. Reputasi dan perjuangannya yang gigih melawan kolonialisme sudah menjadi bagian sejarah yang heroik. Ia mengajarkan semangat kemandirian. Baginya, mandiri adalah jalan menuju kebebasan. Jamnalal adalah salah seorang murid yang dekat dengan Gandhi. Bahkan ia kadang dianggap...</summary>
    <author>
      <name>grayarea</name>
      <url>http://grayarea.goblogmedia.com</url>
      <email>grayarea@goblogmedia.com</email>
    </author>
    
    <content type="text/html" mode="escaped" xml:lang="en" xml:base="http://grayarea.goblogmedia.com/">
      <![CDATA[<p>Gandhi seorang tokoh besar. Reputasi dan perjuangannya yang gigih melawan kolonialisme sudah menjadi bagian sejarah yang heroik. Ia mengajarkan semangat kemandirian. Baginya, mandiri adalah jalan menuju kebebasan.</p>

<p>Jamnalal adalah salah seorang murid yang dekat dengan Gandhi. Bahkan ia kadang dianggap anak dari sang Mahatma. Semangat sang guru pun menurun padanya. Untuk membuktikan bahwa bangsanya juga bisa sejajar dengan bangsa lain yang lebih maju, ia mendirikan sebuah pabrik motor bersama anak sulungnya.</p>

<p>Pabrik itu diberi nama menurut nama keluarganya. Bajaj Auto. Jamnalal Bajaj dan anaknya Kamalnayan Bajaj kini punya sesuatu yang sangat mereka banggakan.</p>

<p>Produk roda dua dan roda tiga mereka tersebar ke seluruh dunia. Termasuk di Jakarta. Lambang kemandirian dan kebebasan itu <i>ngider-ngider</i> di Ibukota sejak awal tahun 80-an.</p>

<p>Di jalanan, bajaj tetap jadi lambang kebebasan. Warnanya yang khas <i>orange nge-jreng</i>, suaranya yang nyaring, kebebasannya berbelok arah kemana saja tanpa ada yang tahu, serta kebebasan untuk mengangkat kaki saat menyetir.</p>

<p>Makin lama, segala kebebasan bajaj semakin tersingkir. Kondisinya makin terpuruk. Benda penuh kebanggaan itu harus mengalah dalam arus kosmopolitan Jakarta, berada di posisi marjinal.</p>

<p>...,</p>

<p>Bajaj kadang <i>ngeselin</i>, tapi juga <i>ngangenin</i>.</p>]]>
      
    </content>
  </entry>

</feed>