banner2.jpg

Goblog Media » Gray Area » Goyang Setiap naik angkot di

« Previous post | Next post »


Monday | 2 December 2002
Goyang Setiap naik angkot di

Goyang

Setiap naik angkot di depan pasar Jatinegara yang macet, gak akan kelewat perhatian sepanjang kaki lima yang dipenuhi pedagang CD bajakan. Jenis dagangan yang laku di situ justru bukan bajakan film-film box office, melainkan VCD bokep, karaoke, dan live dangdut.

Jenis yang terakhir itu cukup populer di antara jenis-jenis VCD tersebut. Isinya biasanya rekaman live pentas dangdut amatir, dengan penyanyi-penyanyi yang baru merintis karir untuk rekaman. Kualitas rekamannya sendiri gak terlalu bagus, karena biasanya direkam oleh kamerawan amatir dan handycam.

Yang membuat orang tertarik membelinya adalah pertunjukkan live itu sendiri. Pentas dangdut di daerah-daerah itu benar-benar jadi pertunjukan istimewa bagi warga di sana. Dan penampilan para penyanyinya juga sangat atraktif atau bahkan bisa disebut menggoda, dengan goyangan yang membuat penonton gak tahan.

Gue ingat dulu pertama kali lihat pertunjukan dangdut live secara gak sengaja di Jogja kira-kira 8 tahun lalu. Waktu itu gue lagi jalan di daerah sekitar boulevard depan UGM (gue lupa namanya). Malam sekitar jam 9, banyak sekali orang, terutama cowok-cowok yang berjalan ke suatu arah. Gue dan teman-teman penasaran dan ikut jalan ke tempat itu. Ternyata heboh, pertunjukan dangdut sedang berlangsung.

Wajar kalau banyak yang suka dengan dangdutan kayak gitu. Semua jadi lepas, semua ikut joged. Belum lagi gaya penyanyi-penyanyi cewek itu. Dangdut memang boleh dibilang kampungan, gak berkelas, lirik-lirik gak mutu, keputus-asaan, dll. Tapi mereka benar-benar sudah jadi hiburan yang sangat menyenangkan buat warga. Dangdut gak ada matinya. Gak sempat nonton live, tetap saja bisa menikmati dari VCD...

December 2, 2002 12:11 PM