banner2.jpg

Goblog Media » Gray Area » Sejarah Baru saja selesai baca

« Previous post | Next post »


Sunday | 17 November 2002
Sejarah Baru saja selesai baca

Sejarah

Baru saja selesai baca bukunya Pramudya "Arok Dedes". Lumayan lama bacanya. Soalnya bukunya cukup tebal, dan perlu konsentrasi, karena banyak nama-nama tokoh di dalam ceritanya.

Intinya menceritakan tentang kejadian sekitar jatuhnya Tumapel ke tangan Ken Arok, serta kisah kehidupan dan cintanya pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung penguasa Tumapel. Ken Arok ini nantinya yang juga mengambil alih kerajaan Kediri, mendirikan kerajaan Singasari.

Cerita dalam buku ini berbeda dengan versi sejarah yang dulu pernah diajarkan di sekolah. Yang gue tau selama ini kejadiannya Ken Arok yang langsung membunuh Mpu Gandring dengan keris pesanannya, dan juga membunuh langsung Tunggul Ametung dengan keris itu. Ditambah cerita tentang kutukan Mpu Gandring pada keris yang dipakai itu akan membunuh tujuh keturunan Arok.

Di roman karya Pram tahun 1976 ini, Arok gak pernah membunuh Tunggul Ametung secara langsung. Melainkan Kebo Ijo, bekas prajuritnya sendiri yang termakan hasutan Mpu Gandring dan Patih Belakangka. Arok dalam cerita ini hanya berperan sebagai "aktor intelektual" di belakang panggung, yang pada akhirnya maju ke depan pada saat chaos, dan akhirnya menjadi penguasa tertinggi.

...,

Secara gak langsung, bila membaca sejarah Ken Arok ini kita teringat pada proses peralihan kekuasaan orde lama ke orde baru. Di mana Soeharto yang tiba-tiba maju di tengah-tengah chaos. Mungkin ini juga sebabnya selama orde baru versi cerita ini gak pernah keluar.

Cerita Arok yang selama ini kita tau, diambil dari kidung dan prosa Pararaton, yang isinya banyak menceritakan sejarah raja-raja Majapahit. Sedangkan versi Pram diambil dari pahatan di Tugu Kemenangan Arok di Candi Singasari, dan kitab Lubdaka dari Mpu Tangkung yang dibuat pada masa hidup Arok.

...,

Ternyata sejarah di mana-mana penuh manipulasi. Sejarah sering dipakai sebagai pembenaran kekuasaan. Karena sejarah itu sendiri kadang-kadang lemah, dan banyak pandangan dari berbagai sisi. Dan untuk tujuan-tujuan tertentu tadi, banyak sisi-sisi sejarah yang ditutup bahkan dihapus...

November 17, 2002 1:06 PM
Sudah ada 6 comment (kasih comment?)
1. | 08:54 on 14 March 2005 | by arief

kalo ngomong tentang sejarah, penyelewengan2 tdk cuman terjadi pd masa orba. tp, bahkan pd zaman penjajahan sudah banyak manipulasi. sejarah memang bisa di'utak-atik' sama kaum penguasa. mau tukar pikiran ttg sejarah bangsa dari masa sangat lampau? silakan email2an :).

2. | 23:32 on 30 April 2005 | by khol.

sorry saya ingin nyambung begitu saja. saya temukan tulian ini lewat search engine.
untuk komentar awal, saya hanya mau tulis. mengapa anda resah?

bukankah demikian hakikatnya sejarah?

entah kadang saya merasa bahwa apa yang dilakukan oleh pram terhadap kenaroknya. harusnya dipandang sebagai 'hanya' sebuah karya sastra.

sebab jika kita menganggap bacaan pram ini sebagai alt. terhadap sejarah jawa juga kita akan berputar pada hal yang masih itu2 saja. pada subyektivisme penulisan sejarah.

sebab jika kita memandang bahwa sejarah selalau obyektif. maka kita telah menempatkan pram untuk melakukan kesalahan metodis atas sejarah ken arok itu sendiri.

mudahnya begini..
bagi saya membaca halyangterjadi dimasa lalu dengan seluruh kompleksitasnya melalui kaacamata sekarang. kita dapat jatuh menjadi tidak fair secara metode.

apakah dnegan kondisi pram (yang sangat kental dengan tradisi kiri) sekarang lalu menjadi pembenar untuk menerjaemahkan kenarok (yang mungkin saya salah, tapi saya menangkap kesan yang kuat) menjadi berbau kiri...

saya tak alergi dengan kiri...
point persoalan saya sering orang dnegan kondisi sekarang jatuh dalam rduksi ketika membaca masa lalu. dianggapnya masa lalu itu seperti sekarang juga tatanannya.

demikian kata-kata saya

ngomong2 tentang sejarah, sudahkah baca "indoensia dalem api dan bara?" tulisn penulis tionghoa kweek thiam tjing (tjamboek berdoeri)
sebagai sebuah alternatif sekarah karya ini sangat menarik. dan dituliskan dalam kesegaran dan kebernasan tulisan orang dulu dalam tradisi melayu.

3. | 19:16 on 27 September 2005 | by Miftah Fakhri

makasih tulisannya. ini buat tugas sekolah. bikin blog itu maksudnya apa ya????

4. | 16:55 on 12 March 2006 | by tien

weleh-weleh,hari gini masih belum melek sejarah?

5. | 22:24 on 5 September 2006 | by NN

Wah Bagus banget buat tugas sejarah

6. | 22:28 on 5 September 2006 | by .........

Apa sich hubungan antara Ken Arok sama Soeharto?