banner2.jpg

Goblog Media » Gray Area » Dosa Apa sebenarnya dosa? Sering

« Previous post | Next post »


Monday | 14 October 2002
Dosa Apa sebenarnya dosa? Sering

Dosa

Apa sebenarnya dosa? Sering sekali kita dengar kata itu, entah kita ucapkan pada orang lain, ataupun orang lain yang mengucapkannya pada kita. Umumnya itu adalah suatu "label" dari pekerjaan yang dilakukan melewati suatu "garis" batas tertentu.

Tetapi di mana sebenarnya letak dari garis batas tersebut? Tiap agama dengan berpegangan pada masing-masing kitab sucinya punya batas-batas yang mendefinisikan wilayah yang dinamakan dosa tadi. Tetapi apakah batas-batas tersebut sama? Sepertinya tidak. (maklum pengetahuan agama gue minim sekali) Kenapa batas-batas itu bisa berbeda?

Seiring dengan waktu pula, keberadaan garis batas itu makin lama menjadi kabur, blur. Sepertinya wilayah dosa pun menjadi bergeser seiring dengan perubahan jaman. Seharusnya gak begitu ya? But at least itu kenyataan yang terlihat sekarang.

Sepertinya masing-masing personal sekarang punya definisi wilayah dosanya sendiri. Biasanya orang merasa berdosa bila melakukan sesuatu yang akhirnya menyebabkan "guilty feeling" dalam hatinya. Atau mungkin bila ada orang lain yang memberitahu bahwa kita sudah bersalah dan melakukan dosa. Tetapi bila definisi dosa kita berbeda, maka tidak ada orang lain yang berhak memberi judgement tentang apa yang kita perbuat.

Ukuran yang gue pakai dalam memutuskan suatu tindakan selama ini bukan ditentukan oleh batas-batas dosa itu. Yang pasti dalam bertindak dan mengambil keputusan kita memang harus berpikir. Minimal kita tidak merugikan orang lain, kemudian yang pasti tidak merugikan diri sendiri. Karena batasan yang tidak boleh dilanggar itu sebenarnya mencegah kita dari segala perbuatan yang negatif, yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dan sering sekali gue merasa punya banyak dosa...

October 14, 2002 11:29 AM