banner2.jpg

Goblog Media » Gray Area » Duka Gembira "Yang paling berharga

« Previous post | Next post »


Tuesday | 24 December 2002
Duka Gembira "Yang paling berharga

Duka Gembira

"Yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan..." (Soe Hok Gie - Catatan Seorang Demonstran).

Beberapa waktu lalu teringat lagi dengan tokoh itu dan buku hariannya yang selalu memberi inspirasi buat gue. Soe Hok Gie yang selalu keras dalam idealismenya, hingga harus menerima kenyataan bahwa ia harus hidup dalam kesendirian dan kesepian. Tetapi dia menikmati semua itu. Seperti yang tertera pada kalimat tulisannya di atas.

Hok Gie bahagia dalam kesedihannya. Suatu konsep yang kontradiktif. Kesenangan dan kebahagiaan ternyata gak cuma bisa didapat dari bersenang-senang. Kebahagiaan itu bisa timbul dari bagaimana kita menyikapi kedukaan. Bahkan kesedihan dan kedukaan tadi memberi kekuatan ajaib bagi beberapa orang.

Seperti tersirat dari karya-karya Beethoven dan Gibran. Sepanjang hidup kedua tokoh tersebut pun selalu dirundung duka dan kesedihan. Tetapi segala duka tersebut berhasil ditransfer dalam karya-karya musik dan tulisan yang indah. Kemampuan merasakan kedukaan yang tersirat didalamnya kemudian menjadikan sesuatu yang berbeda.

Kedukaan akan selalu menyertai kebahagiaan. Bahkan mungkin kedua hal tersebut telah melakukan reaksi fusi di awalnya, sehingga keduanya menyatu tak terpisahkan. Ada kedukaan dalam kebahagiaan, dan kebahagian dalam kedukaan...

December 24, 2002 11:09 AM
Sudah ada 1 comment (kasih comment?)
1. | 15:44 on 28 December 2004 | by anjang akuan,malaysia

jika diingatkan kembali,saya yang sering menghasilkan karya seni dalam bentuk komik dan puisi seringkali mendapat ilham dari pengalaman persendirian.

dan saya dapati saya lebih gemar merakamkan situasi yang sedih daripada menghargai saat yang menggembirakan.

mungkinkah kesedihan itu sebenarnya satu bentuk keseronokan?