banner2.jpg

Goblog Media » Gray Area » Usaha Tradisional Hari Minggu pagi

« Previous post | Next post »


Monday | 25 November 2002
Usaha Tradisional Hari Minggu pagi

Usaha Tradisional

Hari Minggu pagi kemarin mampir ke tukang cukur langganan dekat pasar. Sebuah barber shop kecil yang selalu ramai. Terutama di hari Minggu seperti ini, banyak bapak-bapak ataupun ibu-ibu yang membawa anak-anak kecil buat cukur rambut. Satu hal yang khas dari tukang cukur di manapun selalu menyediakan semacam papan kecil untuk ganjalan tempat duduk anak-anak.

Walaupun sekarang banyak muncul salon-salon bagus yang konsumennya gak cuma perempuan, laki-laki dewasa, bahkan anak kecil, barber shop trdisional ini tetap bertahan. Mereka tetap punya pelanggan setia yang gak akan meninggalkannya.

Selain barber shop, di sekitar pasar tradisional juga banyak toko-toko atau warung lain seperti toko listrik, kios majalah, toko kelontong, kios bunga, warung nasi padang, warteg, dll. Sama seperti barbershop tadi, mereka tetap saja ramai pelanggan, gak terpengaruh oleh banyaknya usaha kapital besar seperti hypermarket ataupun restoran franchise.

Para pengusaha kecil dan menengah itu tetap membuka kios dan tokonya tiap hari dengan santai. Menikmati hari sambil menunggu pelanggan yang datang, ngobrol basa-basi dengan pelanggan, tanpa pernah peduli kompetisi pasar. Mereka gak pernah takut akan pekerja yang menuntut kenaikan THR, atau complain dari pelanggan. Mereka cuma peduli pendapatan hari itu untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Sebenarnya usaha-usaha kecil merekalah yang membuat perekonomian kita tetap bertahan samapai sekarang. Sayang nasib usaha seperti ini gak pernah diperhatikan. Makin kurang lahan hingga harus berdagang di kaki lima pertokoan besar. Sampai suatu saat mereka pun tergusur atas nama ketertiban...

November 25, 2002 12:19 PM